Minggu, 18 November 2012

Potensi Diri




Banyak orang berbicara tentang potensi diri, Sebenarnya apa sich potensi diri itu?
Potensi Diri adalah kemampuan dan kekuatan yang dimiliki oleh seseorang baik fisik maupun mental yang dimiliki seseorang dan mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan bila dilatih dan ditunjang dengan sarana yang baik,
Dalam artian bahwa potensi diri itu bila kita bisa mengoptimalkan akan membawa kita pada kesuksesan, karena bakat kita, kemampuan akan suata hal telah ada sebelum kita mengasah atau mengoptimalkannya dengan berlatih terus menerus,
Nah setelah tahu pengertiaannya apa yang kamu pikirkan saat ini…
Kalau saya tebak mungkin akan terbelisit pertanyaan “Apa ya potensi diri ku?”
Masih bingung pa? Disini saya akan memberikan tips untuk mengenali potensi dirimu guys,
1. Bidang apa saja yang kita senangi.
Pernah saya melihat temen saya dengan begitu istiqomahnya menghabiskan waktunya untuk menata kamar kos nya, meja belajar, rak buku, lemari dipindahkan berulang kali hingga berjam-jam belum menemukan posisi yang sesuai dengan hatinya, penataan barang-barang kecil yang ada dikamarnyta pun juga butuh waktu yang lama pula, belum lagi instrument penghias kamar.
Jika kita lihat mungkin anda kan berkata” kurang kerjaan saja merubah kamar kos terus” Tapi sebenarnya kalau kita bisa memahami inilah potensi diri, kebiasaan kita yang secara tidak sadar kita lakukan tanpa mengenal waktu dan kita menikmatinya walaupun sebenarnya kalau dtinjau dari segi kemanfaatannya belum tentu maksimal, sampai ada pula yang rela merogoh kantongnya untuk hal-hal yang disenanginya. Sehingga ada pepatah mengatakan demikian “If we do what we love, then money will follow. “
2. Bertanya kepada orang terdekat.
Hal lain yang bisa anda lakukan adalah bertanya pada orang terdekat anda. Bisa orang tua, saudara, kakak, adek, atau teman dekat anda, Karena mereka hafal betul keseharian anda, kebiasan- kebiasaan anda yang secara tidak sadar anda geluti, sehingga perlu ada yang menyadarkan anda tentang suatu hal yang sebenarnya menjadi potensim diri anda.
3. Mencoba hal-hal baru.
Begitu banyak yang bisa kita lakukan di dunia ini. Wawasan, pergaulan dan keberanian yang terbataslah yang menghambat kita untuk melakukannya. Kita bisa mencoba hal-hal baru yang belum pernah kita lakukan. Tentu saja yang kita lakukan tidak boleh melanggar hukum yah. Dengan mencoba banyak hal, mungkin kita akan menemukan potensi diri yang selama ini tersembunyi.
4. Banyak membaca, melihat dan merasakan.
Dengan begitu akan banyak informasi dan pengetahuan yang bertambah. Bacaan dan tontonan yang kita sukai itu bisa jadi adalah sebuah potensi. Jika anda suka membaca perkembangan dunia komputer, internet dan semacamnya. Anda bisa menjadi ahlinya, asalkan terus konsisten untuk menambah pengetahuan.

Setelah anda memahami potensi diri anda bagaimana agar anda dapat memaksimalkan potensi yang ada pada diri anda, Sehingga apa yang menjadi tujuan hidup anda dapat tercapai,
 saya pernah mendengar seorang motivator berkata
, salah satu tragedi besar di dalam hidup seseorang adalah ketika dia tidak mau memaksimalkan potensi yang ada di dalam dirinya.
Disini saya akan membeikan tips dalam memaksimalkan potensi diri,

1. Tetap fokus terhadap potensi – bukan terhadap keterbatasan diri. ketika kita merasa kecil hati karena mungkin diri ini tidak semenarik atau sepintar orang lain. Barangkali tidak ada kebiasaan yang lebih menggerogoti rasa percaya diri daripada kebiasaan untuk melirik orang-orang lain di sekitar kita dan membandingkan diri kita dengan mereka. Dan bila kita melihat ternyata orang lain itu memang lebih menarik atau lebih pintar maka perasaan berharga akan diri sendiri pun mulai luntur.  Maka jawabannya jadilah diri anda sepenuhnya

2. Tetap fokus terhadap hal-hal yang bisa kita kerjakan dengan baik.
 Kita sering melihat seorang yang berbakat tapi mengalami kegagalan dalam hidupnya. Biasanya salahnya bukan pada bagaimana menemukan keahlian lahiriah kita, tapi bagaimana mengembangkan keahlian itu. Berlatih terus-menerus selama berbulan-bulan, mungkin ini adalah cara seorang untuk meningkatkan kemampuannya secara keseluruhan. Banyak dari kita yang tertarik terhadap suatu bidang, tapi kemudian ketika pekerjaan tersebut mulai berat dan kita melihat bahwa orang lain lebih berhasil dari kita dalam melaksanakannya, maka kita pun menjadi tawar hati dan berhenti sama sekali. Padahal, sering sekali, usaha menajamkan ketrampilan yang membosankan dan dikerjakan berulang-ulang dan terus-menerus itulah justru yang akan meraih kesuksesan. Yakinlah bahwa di bumi ini ada suatu pekerjaan yang disediakan Allah SWT untuk kita kerjakan, dan mungkin tak ada orang lain kecuali kita yang bisa mengerjakannya, untuk itu kita harus bisa mengenali kira-kira keahlian apa yang sebenarnya kita miliki, namun usaha yang kita lakukan nanti terkadang bisa berhasil atau sebaliknya akan mengalami kegagalan karena memang demikian siklus kehidupan kita juga dituntut untuk bisa sabar menghadapi semuanya dan tetap yakin sukses akan dapat diraih walaupun rintangan tetap ada. Kadang-kadang usaha itu juga memakan waktu lama dan kelihatannya seperti tak berujung. Tapi janganlah kita tawar hati hanya karena orang lain kelihatannya lebih mampu dari kita. Karena yang menentukan keberhasilan itu biasanya bukanlah bakat mentah, tapi niat dan ketekunan.

3. Tanamkan di benak kita bahwa diri kita sebagai orang yang berhasil.
Komentar-komentar bernada negatif yang timbul di benak kita seperti “Penampilan saya jelek pagi ini …”, “Orang pasti menganggap saya bukan apa-apa”. “Ucapan saya yang tadi itu adalah ucapan paling bodoh diantara mereka..” Ribuan Pesan semacam ini kadang sering berkelebat di benak kita dalam sehari, inilah yang mengakibatkan merosotnya perasaan berharga akan diri sendiri. Ada suatu latihan harian yang mungkin bisa kita lakukan untuk membangun rasa percaya dan rasa berharga akan diri sendiri. Latihan ini dinamakan “pengalaman citra” atau “penggambaran diri.” Agar diri kita bisa berhasil, maka kita harus bisa melihat diri kita berhasil. Cobalah gambarkan atau khayalkan diri kita yang dengan tenang dan penuh rasa percaya menghadapi suatu tantangan yang sukar. Metode ini juga sering dilakukan oleh para atlit sebelum melakukan pertandingan dia terlebih dahulu selalu melakukan suatu gerakan secara berulang-ulang dengan didalam benaknya membayangkan akan gerakan itu bisa dilakukan dengan sempurna. Pemain tenis misalnya mereka melihat diri mereka melakukan suatu pukulan sempurna dalam permainan tenis, atau atlit renang yang melihat dirinya bisa melakukan lompatan sejauh-jauhnya sebelum melakukan lompatan. Bila citra atau gambaran positif ini kita kubur dalam-dalam di benak kita, maka ia akan menjadi bagian dari alam tidak sadar kita. Dan percayalah, kita pasti akan meraih keberhasilan. Seorang pernah menulis, “Tak ada yang lebih membuat perasaan tidak aman daripada bila kita dirasuki oleh ketakutan khayali kita.” Tak pelak lagi, jika kita bisa menggambarkan hal-hal yang bermanfaat, maka dengan suatu cara tertentu maka hal-hal tersebut pasti akan terlaksana.

4. Lepaskan diri kita dari tumpuan harapan orang lain.
Bila kita memutuskan untuk berhenti dari apa yang diharapkan oleh orang lain dari diri kita, maka ini adalah suatu langkah yang membebaskan. Misalnya seorang penyanyi memang bisa tampil dengan tenang di atas panggung. Tapi rasa percaya diri yang dimilikinya dalam berhadapan dengan para penonton itu tercemin juga dalam pergaulan sehari-hari. Seorang bintang di panggung mencoba untuk menjadi suatu yang bukan dirinya – menjadi bintang bukan hanya di panggung tapi juga di kamar ganti.” Jika seseorang membuat lelucon, maka dia tak mau kalah dan ikut pula membuat lelucon, tapi selalu gagal. Akhirnya dia berdialog langsung dengan dirinya. “Dia pun sadar bahwa rupanya dia bukanlah pelawak dan bukan pula seorang intelektual. Dan dia menyadari bahwa dia baru akan bisa berhasil ketika menjadi dirinya sendiri. Dan yang terpenting lagi adalah jika kita jujur terhadap naluri kita, maka secara alami biasanya diri kita akan mengembangkan suatu ciri atau kekhasan tertentu. Menemukan dan mengekspresikan keunikan tersebut adalah salah satu alasan mengapa kita hadir di muka bumi ini. Usaha kita untuk menolak penyesuaian diri dan mengembangkan beberapa ciri atau keanehan kecil tertentu adalah suatu langkah menuju kemerdekaan dan rasa percaya diri.













1 komentar: